Wuling Air ev dan BinguoEV Modifikasi Tampil di GIIAS 2025, Mantap untuk Harian!04 Sep 2025
Wuling Air ev dan BinguoEV Modifikasi Tampil di GIIAS 2025, Mantap untuk Harian!04 Sep 2025
Tangerang, Goodcar.id - Wuling Motors memanfaatkan pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 untuk menunjukkan kalau mobil listrik juga bisa dimodifikasi agar tampil lebih keren.
Dua mobil yang ditampilkan adalah Air ev yang berjuluk Kiiro.EV dan BinguoEV Si Daily Driven, keduanya merupakan mobil milik konsumen yang sudah dipersonalisasi sesuai gaya pemiliknya.
Air ev Kiiro.EV: Gaya Retro Balap yang Berani
Mobil pertama yang dipamerkan adalah Wuling Air ev Kiiro.EV. Mobil ini tampil beda dengan tema Mooneyes Retro Racer Concept. Secara singkat, gaya ini terinspirasi dari mobil balap klasik dengan sentuhan modern.
Air ev Kiiro.EV sudah dipasangi body kit buatan sendiri yang membuat tampilannya lebih sporty.
Bagian luar mobil ini diberi banyak aksesori tambahan seperti lips dan sideskirt berbahan karbon, kap mesin karbon, serta sunroof.
Warna bodi juga dibuat unik, memadukan warna kuning cerah dan putih dengan tambahan lampu bawah (underglow) sehingga terlihat menonjol saat malam hari.
Bagian roda menggunakan velg Enkei berukuran 13 inci dengan ban Falken Sincera. Suspensinya pun diganti dengan per dan shock custom supaya lebih nyaman. Tidak ketinggalan, mobil ini dilengkapi sistem audio full set dari Venom yang membuat suara musik lebih mantap.
Di dalam kabin, ada detail bertema Mooneyes di beberapa bagian interior sehingga tampilannya semakin sesuai tema.
BinguoEV Daily Driven: Elegan untuk Harian
Mobil kedua adalah BinguoEV Daily Driven. Jika Air ev Kiiro.EV terlihat sporty, BinguoEV yang satu ini lebih ke arah elegan tapi tetap nyaman dipakai sehari-hari.
Perubahan paling terlihat ada di bagian roda. Mobil ini memakai velg Fortis berukuran 15 inci berwarna emas dan ban BF Goodrich yang lebih tebal dari bawaan standar. Hasilnya, mobil terlihat lebih gagah sekaligus nyaman dipakai di jalan yang kurang mulus.
Tampilan luar mobil juga dibuat lebih menarik dengan tambahan stiker pada atap dan spion, garis striping klasik di bodi, hingga grill depan berlapis emas. Ada pula detail warna hitam mengilap di frame kaca dan tambahan aksen “Dot Sphere” di bumper depan.
Di bagian dalam, BinguoEV Daily Driven mendapat tambahan armrest (sandaran tangan tengah), console extender untuk memperluas ruang penyimpanan, serta karpet khusus Trapo Classic agar lebih rapi dan nyaman.
Kehadiran Air ev Kiiro.EV dan BinguoEV Daily Driven di GIIAS 2025 menjadi bukti bahwa mobil listrik juga bisa dimodifikasi sesuai selera pemilik. Banyak orang berpikir mobil listrik sulit diubah tampilannya, padahal sebenarnya sangat fleksibel.
“Air ev Kiiro.EV dan BinguoEV Daily Driven menunjukkan kalau mobil listrik Wuling bisa dibuat sesuai karakter pemiliknya. Mau tampil sporty atau elegan, semuanya bisa,” kata perwakilan Wuling di sela-sela pameran.
Wuling berharap dua mobil modifikasi ini bisa memberi inspirasi bagi pemilik mobil listrik lain untuk berkreasi. Modifikasi yang dilakukan pun tetap mempertahankan fungsi mobil sebagai kendaraan harian yang nyaman dan aman digunakan.
Kedua mobil ini juga menggambarkan bahwa kendaraan listrik bisa menjadi bagian dari gaya hidup. Dengan kreativitas pemilik, mobil listrik tak hanya ramah lingkungan tapi juga punya karakter kuat yang mencerminkan kepribadian penggunanya.
Air ev Kiiro.EV dengan gaya retro balap cocok untuk yang ingin tampil beda dan berani, sementara BinguoEV Daily Driven pas untuk mereka yang menyukai kesan elegan dan rapi. Keduanya tetap bisa dipakai sehari-hari tanpa kehilangan kenyamanan.
Lihat Selengkapnya
Test Drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025, SUV Hybrid Lincah, Irit, dan Nyaman04 Sep 2025
Test Drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025, SUV Hybrid Lincah, Irit, dan Nyaman04 Sep 2025
Tangerang, Goodcar.id - Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menjadi panggung utama bagi test drive Suzuki Fronx. SUV kompak berdesain coupe ini langsung menyedot perhatian pengunjung sejak hari pertama pameran. Suzuki menyediakan unit Fronx SGX untuk uji coba, memudahkan pengunjung yang penasaran merasakan performanya.
Desain modern langsung terlihat saat mengikuti test drive Suzuki Fronx. Konsep Dynamic Coupe-Style SUV membuat tampilannya berbeda di segmen SUV kompak. Fender berotot, lampu depan dua tingkat, dan bumper tebal memberi kesan tangguh. Di bagian belakang, siluet ala coupe membuat Fronx terlihat lebih stylish sekaligus aerodinamis.
Kesan lincah muncul sejak awal test drive Suzuki Fronx berkat dimensinya yang ringkas: panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.550 mm dengan wheelbase 2.520 mm. Radius putar yang kecil khas SUV kompak membuat Fronx mudah bermanuver di jalan sempit atau saat harus putar balik di area test drive GIIAS 2025.
Memasuki kabin dalam sesi test drive Suzuki Fronx, kesan nyaman langsung terasa. Jok dengan material kombinasi kulit sintetis dan fabric terasa mendukung postur tubuh dengan baik. Ruang kaki di bangku belakang cukup lega untuk penumpang bertinggi 178 cm. Kapasitas bagasi 308 liter juga memadai untuk kebutuhan harian, sementara banyaknya kompartemen penyimpanan membuat kabin terasa fungsional.
Kenyamanan kabin juga ditunjukkan lewat kesenyapan saat test drive Suzuki Fronx. Suzuki menyematkan teknologi Noise, Vibration, and Harshness (NVH) Reduction untuk meredam suara dari luar. Kombinasi suspensi Macpherson strut di depan dan torsion beam di belakang memberi bantingan lembut di area test drive GIIAS 2025, membuat Fronx terasa nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
Performa Terasa Solid, Radius Putar Kecil
Performa mesin terasa solid saat test drive Suzuki Fronx. Varian SGX ini dibekali mesin K15C mild-hybrid bertenaga 100,6 PS dan torsi 135 Nm. Akselerasi terasa halus namun tetap responsif, didukung transmisi otomatis 6 percepatan. Dalam pengujian sebelumnya di rute Bandung–Jakarta sejauh 140 km, konsumsi bahan bakar Fronx mencapai 27,8 km/liter, angka yang sangat efisien di kelas SUV kompak hybrid.
Keamanan juga menjadi sorotan dalam test drive Suzuki Fronx. Paket fitur Suzuki Safety Support hadir lengkap dengan Dual Sensor Brake Support, Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Blind Spot Monitor, Lane Departure Warning, dan High Beam Assist. Ada pula Hill Hold Control dan Electronic Stability Program (ESP) yang menambah rasa percaya diri ketika bermanuver.
Seluruh tipe Fronx yang bisa diuji dalam test drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025 sudah dilengkapi enam airbag. Radius putar kecil membuat mobil ini tidak hanya lincah di kota tetapi juga aman ketika harus melakukan manuver tajam atau berpindah jalur mendadak.
Kesimpulan dari sesi test drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025: SUV kompak ini layak masuk daftar pertimbangan bagi mereka yang mencari mobil hybrid dengan desain stylish, kabin senyap, dan efisiensi tinggi. Radius putarnya yang kecil memudahkan pengemudi di jalanan padat kota, sementara fitur keselamatan lengkap memberi rasa tenang di perjalanan jauh.
Bagi yang ingin merasakan sendiri, test drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025 menjadi cara terbaik mengenal performanya. Dengan harga yang kompetitif dan dukungan jaringan purna jual Suzuki yang luas, Fronx siap menjadi salah satu pemain utama di segmen SUV kompak Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Perjalanan LEPAS Menuju Indonesia Hingga Panggung Dunia04 Sep 2025
Perjalanan LEPAS Menuju Indonesia Hingga Panggung Dunia04 Sep 2025
Jakarta, Goodcar.id – Dengan hampir tiga dekade dalam penelitian dan pengembangan otomotif, manufaktur, serta manajemen rantai pasok global. Pada Oktober 2024 Chery Group memperkenalkan LEPAS, kendaraan energi baru (NEV) yang siap mewarnai pasar otomotif dunia dengan penampilannya elegan hasil balutan filosofi “Colorful Life, Masterful Drive”, menyasar kaum urban elite dengan gaya hidup modern dan stylish. Selasa (29/07/25)
Berselang beberapa bulan setelah diperkenalkan, Chery kembali mengumumkan bahwa model pertama dari LEPAS telah selesai dari lini perakitan. Antusiasme masyarakat yang ingin melihat keluaran terbaru dari Chery akhirnya terjawab pada peluncuran Lepas L8 di International Business Summit di Wuhu, Anhui, China, pada April 2025.
Chery Group telah mempertahankan gelar eksportir nomor satu selama 22 tahun berturut-turut, menjadikannya pemimpin dalam globalisasi industri otomotif Tiongkok. Kehadiran LEPAS yang ditempatkan sebagai pendorong utama dalam ekosistem Chery akan semakin memperkuat posisi Chery. LEPAS siap mengangkat posisi merek, nilai, dan kehadirannya ke tingkat yang lebih tinggi.
Indonesia, Debut Internasional Pertama LEPAS
Babak baru ekspansi global LEPAS dimulai pada Juni 2025, dengan pengiriman pertama LEPAS L8 yang diberangkatkan dari Pelabuhan Wuhu, Tiongkok. Pengiriman ini menandai perjalanan LEPAS memasuki panggung global.
Debut pertama LEPAS di Indonesia berlangsung di GIIAS Auto Show 2025 dengan dihadiri oleh Perwakilan dari Kementerian Perhubungan RI, Deputy CEO of LEPAS - Mr. Zhong Wei, President Director PT Chery Sales Indonesia - Mr. Zeng Shuo, Chief Designer LEPAS - Mr. Ivan Dulanovic dan Product Director LEPAS - Mr. Yong Ge, serta Miss Universe Indonesia 2024 Clara Shafira Krebs. Kehadiran Miss Universe Indonesia di ajang ini juga menandai kerja sama LEPAS sebagai Official Exclusive Automobile Partner Zetrix Miss Universe Indonesia 2025.
“Kami melihat kaum muda urban elite saat ini memiliki standar tersendiri dalam memilih mobil yang nyaman bagi mereka. Mereka sangat dinamis dan passionate. Memilih kendaraan bagi mereka bukan sekadar memilih alat transportasi, tetapi juga memilih sesuatu yang dapat mencerminkan gaya hidup dan passion mereka. Untuk itulah LEPAS hadir, siap menjadi partner mobilitas yang dinamis. Bersama LEPAS, berkendara bukan sekadar soal memegang kemudi tetapi bagaimana Anda menjalani kehidupan ini,” ujar Zhong Wei, President Director PT Chery Sales Indonesia.
Makna Dibalik Nilai Penciptaan LEPAS
LEPAS dirancang dengan tiga nilai utama yang menjadikannya berbeda dengan kendaraan lainnya. Pertama, setiap mobil LEPAS dirancang dengan konsep estetika Leopard Beauty yang memadukan kekuatan urban dan lekuk elegan yang memesona. Kedua, LEPAS menjadikan kendaraan sebagai cerminan dari gaya hidup penggunanya, bukan sekadar mesin yang membantu berpindah tempat. Dan ketiga, LEPAS meyakini bahwa hidup penuh cita rasa tidak harus mahal. Kenyamanan premium seharusnya dapat dinikmati oleh siapa pun yang bekerja keras untuk menikmati hidup.
Makna “Colorful Life, Masterful Drive” yang menjadi slogan LEPAS, mencerminkan keseimbangan teknologi dan keindahan, memadukan emosi dan kecerdasan, serta menciptakan rasa nilai yang membuat setiap orang merasa dihargai.
Tahun ini, LEPAS menargetkan membangun 15-20 dealer di seluruh Indonesia. Fasilitas showroom yang besar dan elegan juga akan dirancang agar siap menyambut para pelanggan. LEPAS juga akan memanjakan penggunanya dengan layanan after sales yang istimewa. Dengan peluncuran LEPAS di Indonesia, negara tujuan ekspor pertamanya, LEPAS siap mewarnai dunia dengan kendaraan yang indah, elegan dan berteknologi tinggi.
Lihat Selengkapnya
Semakin Mewah, Maxus Indonesia Gandeng Lombardi dan Luncurkan MPV Listrik Premium di Indonesia04 Sep 2025
Semakin Mewah, Maxus Indonesia Gandeng Lombardi dan Luncurkan MPV Listrik Premium di Indonesia04 Sep 2025
Tangerang. Goodcar.id — PT Indomobil Energi Baru, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) MAXUS di Indonesia, resmi menandatangani perjanjian kerjasama strategis dengan PT Lombardi Auto Indonesia dalam rangka menghadirkan line-up eksklusif MAXUS MIFA 9 – LOMBARDI EDITION. Rabu (30/07/25)
Melalui kolaborasi ini, MPV listrik premium Maxus MIFA 9, ditawarkan dalam varian yang lebih eksklusif dengan sentuhan chauffeur-driven luxury, mengedepankan privasi serta kenyamanan maksimal bagi penumpang, khususnya bagi mereka yang menggunakan pengemudi dan membutuhkan ruang pribadi untuk beraktivitas selama perjalanan. Edisi Lombardi memberikan sentuhan pemisah kabin mewah, fitur kenyamanan tingkat tinggi, serta teknologi interior yang selaras dengan karakteristik penumpang premium.
Hal ini seperti disampaikan oleh Yudhy Tan, Chief Operating Officer, PT Indomobil Energi Baru.
“Kolaborasi bersama Lombardi ini merupakan langkah nyata kami untuk menjawab kebutuhan tersebut, di mana melalui kustomisasi yang ditawarkan, pelanggan dapat mewujudkan kendaraan yang sesuai dengan selera dan gaya hidup pribadinya,” ujar Yudhy melalui keteranganya.
PT Lombardi Auto Indonesia, yang dikenal sebagai spesialis kostumisasi mewah di Indonesia, membawa filosofi desain yang selalu mengedepankan kenyamanan, keselamatan, dan teknologi. Didirikan sejak 2015, Lombardi telah menjadi pelopor dalam menciptakan ruang kabin eksklusif dengan kualitas yang diakui di pasar domestik maupun di kawasan Asia.
“Kami di Lombardi selalu membawa semangat inovasimelalui karya berkualitas tinggi. Kami sangat bangga dapat bermitra dengan MAXUS Indonesia. Kerjasama ini merupakan sebuah terobosan inovatif untuk meraih tahap premium berikutnya, sekaligus mempromosikan kreatifitas desainotomotif dalam negeri yang mampu bersanding dengan produk-produk luar negeri,” jelas Andrew Laksana, Chief Executive Officer,PT Lombardi Auto Indonesia.
MAXUS MIFA 9 - Lombardi Edition yang memiliki fungsi ganda, transportasi dan ruang pribadi berjalan, menyasar pebisnis, eksekutif maupun keluarga dan dipasarkan dengan harga Rp 1.099.000.000, dengan garansi standar MAXUS Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Wuling Air ev dan BinguoEV Modifikasi Tampil di GIIAS 2025, Mantap untuk Harian!04 Sep 2025
Wuling Air ev dan BinguoEV Modifikasi Tampil di GIIAS 2025, Mantap untuk Harian!04 Sep 2025
Tangerang, Goodcar.id - Wuling Motors memanfaatkan pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 untuk menunjukkan kalau mobil listrik juga bisa dimodifikasi agar tampil lebih keren.
Dua mobil yang ditampilkan adalah Air ev yang berjuluk Kiiro.EV dan BinguoEV Si Daily Driven, keduanya merupakan mobil milik konsumen yang sudah dipersonalisasi sesuai gaya pemiliknya.
Air ev Kiiro.EV: Gaya Retro Balap yang Berani
Mobil pertama yang dipamerkan adalah Wuling Air ev Kiiro.EV. Mobil ini tampil beda dengan tema Mooneyes Retro Racer Concept. Secara singkat, gaya ini terinspirasi dari mobil balap klasik dengan sentuhan modern.
Air ev Kiiro.EV sudah dipasangi body kit buatan sendiri yang membuat tampilannya lebih sporty.
Bagian luar mobil ini diberi banyak aksesori tambahan seperti lips dan sideskirt berbahan karbon, kap mesin karbon, serta sunroof.
Warna bodi juga dibuat unik, memadukan warna kuning cerah dan putih dengan tambahan lampu bawah (underglow) sehingga terlihat menonjol saat malam hari.
Bagian roda menggunakan velg Enkei berukuran 13 inci dengan ban Falken Sincera. Suspensinya pun diganti dengan per dan shock custom supaya lebih nyaman. Tidak ketinggalan, mobil ini dilengkapi sistem audio full set dari Venom yang membuat suara musik lebih mantap.
Di dalam kabin, ada detail bertema Mooneyes di beberapa bagian interior sehingga tampilannya semakin sesuai tema.
BinguoEV Daily Driven: Elegan untuk Harian
Mobil kedua adalah BinguoEV Daily Driven. Jika Air ev Kiiro.EV terlihat sporty, BinguoEV yang satu ini lebih ke arah elegan tapi tetap nyaman dipakai sehari-hari.
Perubahan paling terlihat ada di bagian roda. Mobil ini memakai velg Fortis berukuran 15 inci berwarna emas dan ban BF Goodrich yang lebih tebal dari bawaan standar. Hasilnya, mobil terlihat lebih gagah sekaligus nyaman dipakai di jalan yang kurang mulus.
Tampilan luar mobil juga dibuat lebih menarik dengan tambahan stiker pada atap dan spion, garis striping klasik di bodi, hingga grill depan berlapis emas. Ada pula detail warna hitam mengilap di frame kaca dan tambahan aksen “Dot Sphere” di bumper depan.
Di bagian dalam, BinguoEV Daily Driven mendapat tambahan armrest (sandaran tangan tengah), console extender untuk memperluas ruang penyimpanan, serta karpet khusus Trapo Classic agar lebih rapi dan nyaman.
Kehadiran Air ev Kiiro.EV dan BinguoEV Daily Driven di GIIAS 2025 menjadi bukti bahwa mobil listrik juga bisa dimodifikasi sesuai selera pemilik. Banyak orang berpikir mobil listrik sulit diubah tampilannya, padahal sebenarnya sangat fleksibel.
“Air ev Kiiro.EV dan BinguoEV Daily Driven menunjukkan kalau mobil listrik Wuling bisa dibuat sesuai karakter pemiliknya. Mau tampil sporty atau elegan, semuanya bisa,” kata perwakilan Wuling di sela-sela pameran.
Wuling berharap dua mobil modifikasi ini bisa memberi inspirasi bagi pemilik mobil listrik lain untuk berkreasi. Modifikasi yang dilakukan pun tetap mempertahankan fungsi mobil sebagai kendaraan harian yang nyaman dan aman digunakan.
Kedua mobil ini juga menggambarkan bahwa kendaraan listrik bisa menjadi bagian dari gaya hidup. Dengan kreativitas pemilik, mobil listrik tak hanya ramah lingkungan tapi juga punya karakter kuat yang mencerminkan kepribadian penggunanya.
Air ev Kiiro.EV dengan gaya retro balap cocok untuk yang ingin tampil beda dan berani, sementara BinguoEV Daily Driven pas untuk mereka yang menyukai kesan elegan dan rapi. Keduanya tetap bisa dipakai sehari-hari tanpa kehilangan kenyamanan.
Lihat Selengkapnya
Test Drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025, SUV Hybrid Lincah, Irit, dan Nyaman04 Sep 2025
Test Drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025, SUV Hybrid Lincah, Irit, dan Nyaman04 Sep 2025
Tangerang, Goodcar.id - Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menjadi panggung utama bagi test drive Suzuki Fronx. SUV kompak berdesain coupe ini langsung menyedot perhatian pengunjung sejak hari pertama pameran. Suzuki menyediakan unit Fronx SGX untuk uji coba, memudahkan pengunjung yang penasaran merasakan performanya.
Desain modern langsung terlihat saat mengikuti test drive Suzuki Fronx. Konsep Dynamic Coupe-Style SUV membuat tampilannya berbeda di segmen SUV kompak. Fender berotot, lampu depan dua tingkat, dan bumper tebal memberi kesan tangguh. Di bagian belakang, siluet ala coupe membuat Fronx terlihat lebih stylish sekaligus aerodinamis.
Kesan lincah muncul sejak awal test drive Suzuki Fronx berkat dimensinya yang ringkas: panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm, dan tinggi 1.550 mm dengan wheelbase 2.520 mm. Radius putar yang kecil khas SUV kompak membuat Fronx mudah bermanuver di jalan sempit atau saat harus putar balik di area test drive GIIAS 2025.
Memasuki kabin dalam sesi test drive Suzuki Fronx, kesan nyaman langsung terasa. Jok dengan material kombinasi kulit sintetis dan fabric terasa mendukung postur tubuh dengan baik. Ruang kaki di bangku belakang cukup lega untuk penumpang bertinggi 178 cm. Kapasitas bagasi 308 liter juga memadai untuk kebutuhan harian, sementara banyaknya kompartemen penyimpanan membuat kabin terasa fungsional.
Kenyamanan kabin juga ditunjukkan lewat kesenyapan saat test drive Suzuki Fronx. Suzuki menyematkan teknologi Noise, Vibration, and Harshness (NVH) Reduction untuk meredam suara dari luar. Kombinasi suspensi Macpherson strut di depan dan torsion beam di belakang memberi bantingan lembut di area test drive GIIAS 2025, membuat Fronx terasa nyaman untuk perjalanan jarak jauh.
Performa Terasa Solid, Radius Putar Kecil
Performa mesin terasa solid saat test drive Suzuki Fronx. Varian SGX ini dibekali mesin K15C mild-hybrid bertenaga 100,6 PS dan torsi 135 Nm. Akselerasi terasa halus namun tetap responsif, didukung transmisi otomatis 6 percepatan. Dalam pengujian sebelumnya di rute Bandung–Jakarta sejauh 140 km, konsumsi bahan bakar Fronx mencapai 27,8 km/liter, angka yang sangat efisien di kelas SUV kompak hybrid.
Keamanan juga menjadi sorotan dalam test drive Suzuki Fronx. Paket fitur Suzuki Safety Support hadir lengkap dengan Dual Sensor Brake Support, Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Blind Spot Monitor, Lane Departure Warning, dan High Beam Assist. Ada pula Hill Hold Control dan Electronic Stability Program (ESP) yang menambah rasa percaya diri ketika bermanuver.
Seluruh tipe Fronx yang bisa diuji dalam test drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025 sudah dilengkapi enam airbag. Radius putar kecil membuat mobil ini tidak hanya lincah di kota tetapi juga aman ketika harus melakukan manuver tajam atau berpindah jalur mendadak.
Kesimpulan dari sesi test drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025: SUV kompak ini layak masuk daftar pertimbangan bagi mereka yang mencari mobil hybrid dengan desain stylish, kabin senyap, dan efisiensi tinggi. Radius putarnya yang kecil memudahkan pengemudi di jalanan padat kota, sementara fitur keselamatan lengkap memberi rasa tenang di perjalanan jauh.
Bagi yang ingin merasakan sendiri, test drive Suzuki Fronx di GIIAS 2025 menjadi cara terbaik mengenal performanya. Dengan harga yang kompetitif dan dukungan jaringan purna jual Suzuki yang luas, Fronx siap menjadi salah satu pemain utama di segmen SUV kompak Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Perjalanan LEPAS Menuju Indonesia Hingga Panggung Dunia04 Sep 2025
Perjalanan LEPAS Menuju Indonesia Hingga Panggung Dunia04 Sep 2025
Jakarta, Goodcar.id – Dengan hampir tiga dekade dalam penelitian dan pengembangan otomotif, manufaktur, serta manajemen rantai pasok global. Pada Oktober 2024 Chery Group memperkenalkan LEPAS, kendaraan energi baru (NEV) yang siap mewarnai pasar otomotif dunia dengan penampilannya elegan hasil balutan filosofi “Colorful Life, Masterful Drive”, menyasar kaum urban elite dengan gaya hidup modern dan stylish. Selasa (29/07/25)
Berselang beberapa bulan setelah diperkenalkan, Chery kembali mengumumkan bahwa model pertama dari LEPAS telah selesai dari lini perakitan. Antusiasme masyarakat yang ingin melihat keluaran terbaru dari Chery akhirnya terjawab pada peluncuran Lepas L8 di International Business Summit di Wuhu, Anhui, China, pada April 2025.
Chery Group telah mempertahankan gelar eksportir nomor satu selama 22 tahun berturut-turut, menjadikannya pemimpin dalam globalisasi industri otomotif Tiongkok. Kehadiran LEPAS yang ditempatkan sebagai pendorong utama dalam ekosistem Chery akan semakin memperkuat posisi Chery. LEPAS siap mengangkat posisi merek, nilai, dan kehadirannya ke tingkat yang lebih tinggi.
Indonesia, Debut Internasional Pertama LEPAS
Babak baru ekspansi global LEPAS dimulai pada Juni 2025, dengan pengiriman pertama LEPAS L8 yang diberangkatkan dari Pelabuhan Wuhu, Tiongkok. Pengiriman ini menandai perjalanan LEPAS memasuki panggung global.
Debut pertama LEPAS di Indonesia berlangsung di GIIAS Auto Show 2025 dengan dihadiri oleh Perwakilan dari Kementerian Perhubungan RI, Deputy CEO of LEPAS - Mr. Zhong Wei, President Director PT Chery Sales Indonesia - Mr. Zeng Shuo, Chief Designer LEPAS - Mr. Ivan Dulanovic dan Product Director LEPAS - Mr. Yong Ge, serta Miss Universe Indonesia 2024 Clara Shafira Krebs. Kehadiran Miss Universe Indonesia di ajang ini juga menandai kerja sama LEPAS sebagai Official Exclusive Automobile Partner Zetrix Miss Universe Indonesia 2025.
“Kami melihat kaum muda urban elite saat ini memiliki standar tersendiri dalam memilih mobil yang nyaman bagi mereka. Mereka sangat dinamis dan passionate. Memilih kendaraan bagi mereka bukan sekadar memilih alat transportasi, tetapi juga memilih sesuatu yang dapat mencerminkan gaya hidup dan passion mereka. Untuk itulah LEPAS hadir, siap menjadi partner mobilitas yang dinamis. Bersama LEPAS, berkendara bukan sekadar soal memegang kemudi tetapi bagaimana Anda menjalani kehidupan ini,” ujar Zhong Wei, President Director PT Chery Sales Indonesia.
Makna Dibalik Nilai Penciptaan LEPAS
LEPAS dirancang dengan tiga nilai utama yang menjadikannya berbeda dengan kendaraan lainnya. Pertama, setiap mobil LEPAS dirancang dengan konsep estetika Leopard Beauty yang memadukan kekuatan urban dan lekuk elegan yang memesona. Kedua, LEPAS menjadikan kendaraan sebagai cerminan dari gaya hidup penggunanya, bukan sekadar mesin yang membantu berpindah tempat. Dan ketiga, LEPAS meyakini bahwa hidup penuh cita rasa tidak harus mahal. Kenyamanan premium seharusnya dapat dinikmati oleh siapa pun yang bekerja keras untuk menikmati hidup.
Makna “Colorful Life, Masterful Drive” yang menjadi slogan LEPAS, mencerminkan keseimbangan teknologi dan keindahan, memadukan emosi dan kecerdasan, serta menciptakan rasa nilai yang membuat setiap orang merasa dihargai.
Tahun ini, LEPAS menargetkan membangun 15-20 dealer di seluruh Indonesia. Fasilitas showroom yang besar dan elegan juga akan dirancang agar siap menyambut para pelanggan. LEPAS juga akan memanjakan penggunanya dengan layanan after sales yang istimewa. Dengan peluncuran LEPAS di Indonesia, negara tujuan ekspor pertamanya, LEPAS siap mewarnai dunia dengan kendaraan yang indah, elegan dan berteknologi tinggi.
Lihat Selengkapnya
Semakin Mewah, Maxus Indonesia Gandeng Lombardi dan Luncurkan MPV Listrik Premium di Indonesia04 Sep 2025
Semakin Mewah, Maxus Indonesia Gandeng Lombardi dan Luncurkan MPV Listrik Premium di Indonesia04 Sep 2025
Tangerang. Goodcar.id — PT Indomobil Energi Baru, Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) MAXUS di Indonesia, resmi menandatangani perjanjian kerjasama strategis dengan PT Lombardi Auto Indonesia dalam rangka menghadirkan line-up eksklusif MAXUS MIFA 9 – LOMBARDI EDITION. Rabu (30/07/25)
Melalui kolaborasi ini, MPV listrik premium Maxus MIFA 9, ditawarkan dalam varian yang lebih eksklusif dengan sentuhan chauffeur-driven luxury, mengedepankan privasi serta kenyamanan maksimal bagi penumpang, khususnya bagi mereka yang menggunakan pengemudi dan membutuhkan ruang pribadi untuk beraktivitas selama perjalanan. Edisi Lombardi memberikan sentuhan pemisah kabin mewah, fitur kenyamanan tingkat tinggi, serta teknologi interior yang selaras dengan karakteristik penumpang premium.
Hal ini seperti disampaikan oleh Yudhy Tan, Chief Operating Officer, PT Indomobil Energi Baru.
“Kolaborasi bersama Lombardi ini merupakan langkah nyata kami untuk menjawab kebutuhan tersebut, di mana melalui kustomisasi yang ditawarkan, pelanggan dapat mewujudkan kendaraan yang sesuai dengan selera dan gaya hidup pribadinya,” ujar Yudhy melalui keteranganya.
PT Lombardi Auto Indonesia, yang dikenal sebagai spesialis kostumisasi mewah di Indonesia, membawa filosofi desain yang selalu mengedepankan kenyamanan, keselamatan, dan teknologi. Didirikan sejak 2015, Lombardi telah menjadi pelopor dalam menciptakan ruang kabin eksklusif dengan kualitas yang diakui di pasar domestik maupun di kawasan Asia.
“Kami di Lombardi selalu membawa semangat inovasimelalui karya berkualitas tinggi. Kami sangat bangga dapat bermitra dengan MAXUS Indonesia. Kerjasama ini merupakan sebuah terobosan inovatif untuk meraih tahap premium berikutnya, sekaligus mempromosikan kreatifitas desainotomotif dalam negeri yang mampu bersanding dengan produk-produk luar negeri,” jelas Andrew Laksana, Chief Executive Officer,PT Lombardi Auto Indonesia.
MAXUS MIFA 9 - Lombardi Edition yang memiliki fungsi ganda, transportasi dan ruang pribadi berjalan, menyasar pebisnis, eksekutif maupun keluarga dan dipasarkan dengan harga Rp 1.099.000.000, dengan garansi standar MAXUS Indonesia.
Lihat Selengkapnya
Test Ride Tyranno, Sensasi Naik Motor Listrik Semi-Adventure Pertama di Indonesia02 Jul 2025
Test Ride Tyranno, Sensasi Naik Motor Listrik Semi-Adventure Pertama di Indonesia02 Jul 2025
Jakarta, Goodcar.id - Industri motor listrik tanah air makin panas dengan kehadiran Tyranno, motor dual purpose elektrik pertama dari Indomobil Emotor.
Kami berkesempatan menjajal langsung sensasi test ride Tyranno di kawasan SCBD, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Berjalan di atas lintasan pendek kurang dari dua kilometer. Meski jarak uji coba terbilang singkat, impresinya cukup dalam.
Motor ini terasa kokoh dan stabil sejak awal gas diputar, tidak ada kesan ringkih atau ringan berlebihan seperti skuter listrik entry-level lain.
Posisi duduk Tyranno lumayan ergonomis, dengan jok lebar sampai belakang, setang juga terasa pas untuk pengemudi (test rider) yang memiliki tinggi badan 172cm, dan ground clearance 170 mm cukup ideal saat melibas polisi tidur atau jalan rusak berbatu.
Satu hal yang langsung terasa mencolok adalah pengaturan throttle yang aman dan lembut. Ketika tuas gas diputar, motor tidak langsung melonjak, fitur yang sangat penting bagi pemula atau pengendara yang baru beralih dari motor bensin ke motor listrik.
Tidak ada sensasi "terkejut" seperti pada EV dengan torsi tinggi yang terlalu spontan. Tyranno menyuguhkan akselerasi yang halus namun tetap responsif.
Di tengah sempitnya area satu area di kawasan SCBD, manuver Tyranno terasa lincah dan ringan, dengan bobot hanya 114,5 kg dan tinggi jok 755 mm yang membuat kaki tetap nyaman menapak.
Suspensi depan teleskopik dan dual swing arm di belakang juga cukup membantu meredam getaran di jalanan bergelombang. Meski konsepnya adventure, karakter handling motor ini tetap cocok untuk pemakaian harian.
Touch Screen Speedometer
Soal fitur, Tyranno bisa dibilang cukup berani. Panel speedometer touchscreen tampil modern dan informatif, lengkap dengan fitur Cruise Control dan Smart Inclinometer, sensor pintar yang mendeteksi kemiringan jalan saat tanjakan atau turunan.
Hal ini membuat pengalaman riding jadi lebih aman dan nyaman, terutama saat membawa barang atau melintasi kontur jalan ekstrem.
Performa mesinnya juga tak kalah menarik. Mengusung motor listrik 3 kW dengan torsi puncak 180 Nm, Tyranno cukup bertenaga bahkan jika dibandingkan dengan motor bensin 150 cc. Kecepatan maksimal diklaim mencapai 80 km/jam, dan jarak tempuh hingga 110 km dalam satu kali pengisian daya dari baterai lithium 2,4 kWh. Bagi commuter, ini sudah cukup untuk aktivitas harian tanpa perlu sering-sering ngecas.
Satu hal unik yang kami rasakan adalah speaker bawaan yang jernih untuk pemakaian outdoor. Biasanya fitur ini kurang diperhatikan, tapi pada Tyranno, suara speaker tetap terdengar bersih meskipun di luar ruangan yang bising.
Ini bisa jadi fitur berguna untuk audio navigasi atau sekadar hiburan ringan saat riding santai.
Tampilan Belakang Kokoh
Bukan cuma soal fitur dan performa, Tyranno juga sudah diuji untuk tahan banjir hingga kedalaman 70 cm. Uji ketahanan ini penting, mengingat kondisi jalanan di kota besar seperti Jakarta yang rawan genangan saat musim hujan.
Ditambah lagi dengan desain tangguh ala motor trail dan ban semi-off-road 12 inci, motor ini memang disiapkan untuk menghadapi beragam kondisi jalanan.
Tyranno hadir dalam enam pilihan warna khas Indonesia seperti Borneo Green, Krakatau Blaze, dan Sanur Beige, memperkuat kesan bahwa motor ini bukan hanya alat transportasi, tapi juga pernyataan gaya hidup.
Harga Indomobil Emotor Tyranno Rp25.900.000 OTR Jakarta, cukup kompetitif untuk kelas menengah motor listrik, ditambah kelengkapan fitur yang mumpuni.
Lihat Selengkapnya
Harga dan Spesifikasi Tyranno, Motor Listrik Adventure Rp25 Jutaan dari Indomobil Emotor17 Jun 2025
Harga dan Spesifikasi Tyranno, Motor Listrik Adventure Rp25 Jutaan dari Indomobil Emotor17 Jun 2025
Jakarta, Goodcar.id - Segmen motor listrik terbaru di Indonesia kembali kedatangan pemain yang siap mengguncang pasar. Kali ini datang dari Indomobil Emotor yang resmi merilis Tyranno, motor listrik bergaya semi-adventure pertama di Indonesia.
Dipasarkan dengan harga Rp25.900.000 (OTR Jakarta), Tyranno siap bersaing di segmen motor listrik kelas mengengah dengan harga di range harga Rp20-30 jutaan.
Nama Tyranno terinspirasi dari hewan purba T-Rex, tampil dengan desain bold, tough, dan siap bertualang.
Siluet bodinya tegap, dengan tangki besar ala motor trail dan ban semi-off-road 12 inci yang dirancang menaklukkan berbagai jenis jalan: mulai dari aspal kota, paving block, hingga jalur desa berbatu.
Sebagai motor listrik untuk adventure ringan, Tyranno dibekali Exo-Armor, pelindung berbahan logam di beberapa bagian bodi yang berguna melindungi komponen penting saat melintasi medan menantang.
Keunggulan Tyrano
Beberapa fitur unggulan yang belum umum ditemukan di kompetitor sekelasnya antara lain:
Smart Inclinometer: Sensor kemiringan pintar yang mendeteksi sudut jalan secara real-time. Berguna saat menanjak atau menurun tajam.
Cruise Control: Fitur premium untuk menjaga kecepatan tetap tanpa perlu menarik gas terus-menerus.
Smart Touchscreen Speedometer: Panel digital layar sentuh dengan tampilan modern dan informatif.
Spesifikasi Lengkap Motor Listrik Tyranno: Torsi, Baterai, dan Performa
Di atas kertas, spesifikasi Tyranno cukup impresif. Ditenagai motor listrik 3 kW dengan torsi maksimum mencapai 180 Nm, performanya melebihi rata-rata skuter listrik urban dan bahkan bisa menyaingi motor bensin 150 cc dalam hal akselerasi awal.
Motor ini dilengkapi baterai lithium berkapasitas 2,4 kWh, yang diklaim mampu menempuh hingga 110 km dalam satu kali pengisian daya penuh. Kecepatan maksimal mencapai 80 km/jam, cukup untuk kebutuhan commuter maupun petualang akhir pekan.
Spesifikasi Tyranno:
Dimensi: 1.885 x 755 x 1.150 mm
Jarak Sumbu Roda: 1.350 mm
Berat Kosong: 114,5 kg
Ground Clearance: 170 mm
Tinggi Jok: 755 mm
Motor: 3 kW
Torsi Maksimum: 180 Nm
Baterai: Lithium 2,4 kWh
Jarak Tempuh Maksimum: 110 km
Kecepatan Maksimum: 80 km/jam
Rem: Cakram depan & belakang
Suspensi Depan: Telescopic Fork
Suspensi Belakang: Dual Shock + Dual Swing Arm
Ban Depan: 110/70 – 12
Ban Belakang: 120/70 – 12
Dengan jok rendah dan bobot yang cukup ringan, Tyranno dirancang agar mudah dikendarai oleh mayoritas postur tubuh orang Indonesia.
Setang yang tidak terlalu tinggi dan posisi duduk netral memberikan kenyamanan baik untuk penggunaan harian maupun touring jarak dekat.
Indomobil Emotor menghadirkan Tyranno dalam enam pilihan warna Borneo Green, Krakatau Blaze, Carstenz White, Rinjani Grey, Semeru Grey, danSanur Beige.
Dengan pilihan warna yang unik dan inspiratif, Tyranno menyasar segmen pengguna muda aktif, pekerja urban yang ingin bebas BBM, hingga penggemar riding yang mulai melirik motor listrik untuk petualangan.
Peluncuran Tyranno mempertegas misi Indomobil Emotor Internasional dalam mendukung transisi kendaraan bebas emisi di Indonesia. Setelah sukses memperkenalkan Adora, kini Indomobil mengincar ceruk baru dengan Tyranno—motor listrik berkarakter tangguh.
“Kami percaya, Tyranno dengan fitur yang semakin lengkap, akan menjadikannya sebagai motor listrik pilihan nomor satu untuk masyarakat Indonesia,” ungkap Pius Wirawan, CEO Indomobil Emotor Internasional.
Selain itu, perusahaan juga berkomitmen mendukung penuh kebijakan pemerintah menuju Zero Net Emission lewat produk-produk dengan teknologi tinggi namun tetap relevan dengan kebutuhan lokal.
Jika kamu sedang mencari motor listrik serba bisa—baik untuk commuting harian, jalan rusak, atau sekadar menjajal hobi touring pendek—Tyranno layak masuk daftar pilihan utama.
Lihat Selengkapnya
Bocoran Spesifikasi Motor Listrik dari Indomobil Emotor, Terinspirasi T-Rex?15 Jun 2025
Bocoran Spesifikasi Motor Listrik dari Indomobil Emotor, Terinspirasi T-Rex?15 Jun 2025
Jakarta, Goodcar.id – Indomobil Emotor kembali memancing rasa penasaran warganet. Melalui unggahan teaser visual di akun Instagram resminya, perusahaan ini memberi sinyal kuat akan kehadiran motor listrik terbaru yang digadang-gadang bergenre adventure.
Dibumbui tagline "Face Your Challenge", teaser berdurasi singkat itu memperlihatkan siluet motor berdimensi gagah dengan potongan bodi tangguh khas kendaraan petualang.
Tak perlu waktu lama, publik otomotif pun mulai berspekulasi, inikah lawan serius untuk skuter-skuter listrik urban yang sudah lebih dulu hadir?
Meski belum resmi diluncurkan, sejumlah informasi teknis sudah mulai terkuak.
Berdasarkan beberapa sumber yang beredar, Indomobil Emotor terbaru ini akan hadir sebagai motor listrik serbaguna yang menggabungkan gaya gagah, kenyamanan, dan teknologi.
Desainnya yang bold dan tough sepertinya terinspirasi dari karakter tangguh T-Rex.
Dan akan menjadikannya salah satu motor listrik adventure dengan fitur paling lengkap di bawah harga Rp30 juta.
Selain itu, saat ini sudah masuk ke meja redaksi Goodcar.id undangan dari Indomobil Emotor, yang diduga kemungkinan adalah peluncuran motor listrik terbaru mereka.
Meski belum ada spesifikasi pasti teaser di Instagram resmi @im.indomobil sudah cukup memberi sinyal kuat bahwa Indonesia akan kedatangan segemen baru di industri roda dua elektrikfikasi.
Lihat Selengkapnya
Yamaha FreeGo 125 2025 Hadir Lebih Segar, Harga Mulai Rp22 Jutaan13 Jun 2025
Yamaha FreeGo 125 2025 Hadir Lebih Segar, Harga Mulai Rp22 Jutaan13 Jun 2025
Jakarta, Goodcar.id – Yamaha kembali menggoda pasar skutik tanah air lewat penyegaran model FreeGo 125.
Memasuki pertengahan tahun 2025, skutik entry-level 125 cc ini resmi mendapatkan pembaruan tampilan berupa varian warna dan grafis baru yang lebih atraktif.
Menurut Yamaha dalam keterangan resminya dikutip 13 Juni 2025, dikatakan Yamaha FreeGo 125 2025 ini menyasar keluarga muda dan pengguna perkotaan.
Salah satu sorotan utama dari FreeGo 125 versi 2025 adalah kehadiran warna baru putih dengan kombinasi biru navy di beberapa bagian seperti spakbor depan, cover headlamp, hingga footboard. Tak hanya itu, aksen biru muda pada bodi samping makin menonjolkan tulisan “FreeGo”, memberikan kesan futuristik yang kental.
Sementara itu, pilihan warna yang sudah ada sebelumnya tetap dipertahankan namun diberi sentuhan baru. Varian merah kini dikombinasikan dengan grafis hitam yang tampak lebih agresif, warna hitam diberi aksen biru muda, dan varian pasir (sand) diberi sentuhan merah yang kontras.
Ubahan signifikan juga terlihat pada logo angka “125” yang kini tampil horizontal, menggantikan posisi vertikal pada model sebelumnya. Ini memberikan kesan desain yang lebih lebar dan modern.
FreeGo 125 Connected Juga Dapat Sentuhan Segar
Tak ketinggalan, varian FreeGo 125 Connected pun ikut mendapat ubahan grafis. Kini terdapat garis-garis tegas yang menghiasi bodi samping, spakbor depan, dan cover bodi depan. Emblem “S” juga kini tampil dengan warna biru metalik yang memperkuat kesan futuristik dan canggih.
“Penyegaran desain ini merupakan bagian dari komitmen kami menghadirkan produk yang tidak hanya fungsional, tapi juga stylish dan relevan dengan kebutuhan mobilitas urban keluarga muda Indonesia,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Meski mendapat penyegaran visual, harga Yamaha FreeGo 125 masih terbilang kompetitif. Berikut daftar harga OTR Jakarta per Juni 2025:
Yamaha FreeGo 125 Standard: Rp22.315.000
Yamaha FreeGo 125 Connected: Rp24.100.000
Fitur Yamaha FreeGo 125
Yamaha FreeGo 125 memiliki bagasi 25 liter yang lega, cocok untuk membawa helm full face dan barang bawaan keluarga.
Smart Front Fuel: isi bensin tanpa perlu buka jok.
Smart Key System dengan Answer Back (khusus varian Connected).
Y-Connect: teknologi konektivitas smartphone Yamaha untuk informasi kendaraan real time.
Start & Stop System dan Smart Motor Generator: bikin mesin lebih halus dan efisien.
Blue Core 125cc: performa optimal dengan konsumsi BBM efisien.
Ban tubeless lebar, posisi kaki lega, hingga LED Position Light dengan lensa biru, memperkuat kesan premium.
Dengan fitur melimpah, harga kompetitif, serta tampilan baru yang lebih segar, Yamaha FreeGo 125 tetap menjadi pilihan rasional dan emosional bagi masyarakat urban Indonesia.
Lihat Selengkapnya
7 Tips Bikin Motor Matic Lebih Irit BBM, Cocok Buat Harian08 Jun 2025
7 Tips Bikin Motor Matic Lebih Irit BBM, Cocok Buat Harian08 Jun 2025
Jakarta, Goodcar.id - Motor matic jadi pilihan utama masyarakat urban. Praktis, ringan, dan gesit di kemacetan. Tapi, makin banyak pengguna yang mengeluh, kok motor matic makin boros, ya? Padahal, dengan cara yang tepat, motor matic lebih irit BBM dan tetap nyaman dipakai harian.
Konsumsi bensin yang tinggi bukan selalu soal mesin atau merek. Sering kali, perilaku berkendara dan perawatan jadi penentu utama.
Berikut 7 tips agar motor matic lebih irit BBM, berdasarkan panduan pabrikan dan pengalaman ahli..
1. Jaga Tarikan Gas Tetap Halus
Menarik gas secara spontan jadi kebiasaan yang bikin bensin cepat habis. Mesin dipaksa kerja keras secara mendadak, padahal dengan tarik gas perlahan, motor matic lebih irit BBM karena putaran mesin bisa dijaga tetap stabil.
Yamaha menyarankan gaya berkendara yang halus, apalagi saat stop-and-go. CVT akan bekerja lebih optimal saat tarikan konsisten, dan ini membuat motor matic lebih irit BBM di kondisi lalu lintas padat.
2. Gunakan Bahan Bakar Sesuai Spesifikasi Mesin
Pakai BBM yang tidak sesuai rasio kompresi bikin pembakaran tidak sempurna. Jika motor matic seperti Vario 160 atau Aerox dipaksa minum Pertalite, hasilnya lebih boros. Sebaliknya, motor matic lebih irit BBM bila pakai bensin RON 92 sesuai rekomendasi pabrikan.
Astra Honda Motor menegaskan, pemakaian BBM yang pas dengan spesifikasi mesin bukan cuma soal performa, tapi juga efisiensi. Pilih BBM yang tepat, dan otomatis motor matic lebih irit BBM dalam jangka panjang.
3. Cek Tekanan Ban Secara Berkala
Ban yang kempis bikin motor butuh tenaga lebih untuk bergerak. Ini bikin mesin bekerja lebih berat, sehingga motor matic lebih irit BBM jika tekanan angin dijaga ideal. Misal pada Yamaha NMAX, ukuran angin ban standar pabrikan adalah 22 Psi untuk ban depan sedangkan dengan ukuran 36 Psi untuk ban belakang.
Rutin cek tekanan ban depan dan belakang, terutama kalau sering boncengan atau bawa barang. Dengan ban optimal, laju motor jadi ringan dan motor matic lebih irit BBM tanpa perlu ubah gaya berkendara.
4. Rutin Ganti Oli dan Servis Berkala
Oli yang kotor bikin gesekan mesin meningkat. Ini bikin tarikan berat dan bensin makin cepat habis. Ganti oli tiap 2.000–2.500 km jadi salah satu cara agar motor matic lebih irit BBM, tanpa perlu upgrade komponen.
Selain itu, servis CVT setiap 8.000–10.000 km membantu menjaga transmisi tetap halus. Perawatan ringan tapi rutin ini bikin motor matic lebih irit BBM, terutama buat yang dipakai tiap hari.
5. Matikan Mesin Saat Berhenti Lama
Kalau berhenti lebih dari 1 menit, matikan mesin. Mesin yang idle tetap membakar bensin walau motor tidak bergerak. Dengan mematikan mesin, motor matic lebih irit BBM, apalagi buat yang sering terjebak lampu merah.
Motor modern seperti BeAT atau Scoopy sudah dibekali fitur Idling Stop System (ISS). Bila motor Anda belum punya fitur ini, cukup biasakan matikan mesin manual agar motor matic lebih irit BBM di kondisi macet.
6. Gunakan Aksesori Seperlunya
Menambah box, windshield besar, atau aksesoris lainnya memang keren, tapi bisa bikin motor lebih berat dan melawan angin. Tanpa disadari, konsumsi bensin meningkat. Maka dari itu, motor matic lebih irit BBM jika tampil simpel dan ringan.
Kecuali memang untuk touring, gunakan aksesori seperlunya saja. Berat tambahan bisa mengganggu aerodinamika dan bikin tarikan berat. Untuk mobilitas harian, minim aksesori akan membuat motor matic lebih irit BBM dan tetap lincah.
7. Pilih Jalur yang Efisien dan Minim Macet
Rute perjalanan juga memengaruhi konsumsi BBM. Macet, tanjakan, dan lampu merah berderet bikin stop-start berlebihan. Bila bisa menghindarinya, motor matic lebih irit BBM meski jarak tempuhnya lebih jauh sedikit.
Gunakan aplikasi peta digital untuk mencari rute terbaik. Jalan yang lancar dengan kecepatan stabil akan membuat motor matic lebih irit BBM, dan perjalanan pun terasa lebih cepat.
Oya sebagai informasi, Goodcar.id bakal rilis layanan inspeksi mobil @goodspector. Layanan ini cocok buat bantu kamu cek kondisi mobil sebelum beli atau jual.
Pantau terus infonya biar gak ketinggalan layanan praktis dan terpercaya ini!
Lihat Selengkapnya
7 Cara Hemat BBM Mobil agar Tidak Boros, Penting untuk Pengemudi Baru01 Jun 2025
7 Cara Hemat BBM Mobil agar Tidak Boros, Penting untuk Pengemudi Baru01 Jun 2025
Jakarta, Goodcar.id – Harga bahan bakar minyak (BBM) yang terus naik jadi momok bagi pemilik kendaraan roda empat. Meski teknologi mesin mobil makin canggih dan irit, kenyataannya banyak pemilik mobil masih mengeluhkan konsumsi BBM yang boros—apalagi untuk mobil harian yang digunakan di dalam kota dengan lalu lintas padat.
Padahal, tanpa harus ganti mobil, ada banyak cara efektif untuk menekan konsumsi bahan bakar. Semua kembali ke kebiasaan pengemudi dan kondisi kendaraan. Berikut ini adalah 7 cara paling efektif untuk menghemat BBM mobil, berdasarkan kebiasaan sehari-hari dan rekomendasi teknis yang masuk akal.
1. Periksa Tekanan Angin Ban Secara Rutin
Ban dengan tekanan rendah membuat hambatan gulir bertambah besar. Akibatnya, mesin harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan kecepatan yang sama—dan itu artinya lebih banyak bensin yang dibakar.
Solusi:
Cek tekanan ban setidaknya seminggu sekali, dan pastikan sesuai dengan standar pabrikan (biasanya tertera di pilar pintu pengemudi). Gunakan tire gauge digital untuk hasil yang akurat.
2. Gunakan BBM Sesuai Rasio Kompresi Mesin
Masih banyak pemilik mobil yang asal pilih jenis bensin, tanpa melihat rasio kompresi mesin. Padahal BBM beroktan rendah di mesin berkompresi tinggi bisa menyebabkan pembakaran tidak sempurna, tenaga berkurang, dan konsumsi BBM meningkat.
Solusi:
Cek buku manual kendaraan. Gunakan bensin beroktan minimal RON 92 untuk mesin modern, atau sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Lebih mahal sedikit di awal, tapi lebih irit dalam jangka panjang.
3. Hindari Akselerasi dan Rem Mendadak
Gaya berkendara agresif jadi penyebab utama mobil boros. Akselerasi cepat dan rem mendadak bikin ECU terus-menerus menyesuaikan suplai bahan bakar secara tidak efisien.
Solusi:
Kendarai mobil secara halus. Jaga kecepatan konstan dan manfaatkan engine brake saat ingin mengurangi kecepatan. Selain hemat BBM, komponen rem dan transmisi juga lebih awet.
4. Kurangi Beban Mobil yang Tidak Perlu
Semakin berat mobil, semakin besar tenaga yang dibutuhkan untuk melaju. Dan ini langsung berdampak ke konsumsi BBM. Banyak orang menyimpan barang-barang berat di bagasi tanpa sadar, mulai dari alat olahraga, peralatan kerja, hingga air galon.
Solusi:
Kosongkan bagasi dari barang tidak penting. Lepas rak atap atau roof box jika tidak digunakan, karena menambah hambatan udara dan bikin mesin lebih boros.
5. Servis Berkala dan Ganti Oli Tepat Waktu
Mesin yang tidak prima akan boros, walaupun mobil tergolong baru. Salah satu pemicunya adalah oli yang sudah kotor atau tidak sesuai spesifikasi. Filter udara yang mampet juga bisa bikin campuran udara dan bensin tidak optimal.
Solusi:
Lakukan servis berkala sesuai jadwal di buku servis. Ganti oli dan filter oli tepat waktu. Gunakan oli yang viskositas dan sertifikasinya sesuai rekomendasi pabrikan untuk performa dan efisiensi terbaik.
6. Matikan Mesin Saat Berhenti Lama
Kondisi idle (mesin nyala tapi mobil diam) tetap mengonsumsi BBM. Kalau kamu sering menunggu penumpang atau parkir dengan AC menyala, konsumsi bensin bisa bertambah secara signifikan.
Solusi:
Jika berhenti lebih dari 1 menit dan tidak butuh AC, matikan mesin. Untuk mobil dengan fitur auto start-stop, aktifkan sistem ini agar bekerja otomatis di lampu merah atau kemacetan.
7. Pilih Rute dan Waktu Perjalanan yang Lebih Efisien
Macet bikin bensin cepat habis, itu fakta. Mesin terus bekerja, tapi mobil tidak bergerak. Kondisi ini juga bikin suhu mesin cepat naik, sistem pendingin bekerja ekstra, dan tentu saja—konsumsi BBM melonjak.
Solusi:
Gunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze untuk mencari rute tercepat dan terhindar dari kemacetan. Hindari jam-jam sibuk jika memungkinkan. Rute sedikit lebih jauh tapi lancar bisa jauh lebih hemat dibanding rute dekat tapi macet.
Kesimpulan: Irit BBM Itu Soal Kebiasaan
Menghemat BBM tidak hanya soal teknologi mesin atau jenis bensin yang digunakan. Lebih dari itu, kebiasaan pengemudi dan perawatan kendaraan berperan besar dalam efisiensi konsumsi bahan bakar.
Dengan menerapkan tujuh tips di atas, kamu bisa merasakan penghematan nyata tanpa harus keluar uang untuk modifikasi atau ganti mobil. Bukan cuma hemat kantong, tapi juga lebih ramah lingkungan.
Lihat Selengkapnya
Motor Brebet Saat Jalan? Ini 7 Penyebab Umum dan Cara Mengatasinya01 Jun 2025
Motor Brebet Saat Jalan? Ini 7 Penyebab Umum dan Cara Mengatasinya01 Jun 2025
Jakarta, Goodcar.id - Banyak pemotor pernah mengalami kondisi saat motor tiba-tiba terasa “brebet” alias tersendat-sendat ketika digas. Kadang gejalanya muncul saat mesin dingin, kadang saat kecepatan tinggi, bahkan bisa juga saat sedang macet. Masalah ini kerap bikin panik, terutama saat motor dipakai harian.
Fenomena motor brebet bisa disebabkan banyak faktor, dari masalah sepele seperti busi kotor hingga persoalan lebih serius di sistem bahan bakar atau injeksi. Jika dibiarkan, gejala ini bisa mengganggu performa, meningkatkan konsumsi BBM, dan bahkan bikin mogok mendadak.
Berikut ini 7 penyebab umum motor brebet dan bagaimana cara mengatasinya, berdasarkan penuturan beberapa mekanik bengkel resmi dan umum di Jakarta.
1. Busi Kotor atau Rusak
Busi berfungsi memercikkan api ke ruang bakar. Kalau elektroda busi sudah kotor, aus, atau celahnya tidak sesuai, pembakaran jadi tidak sempurna. Akibatnya, motor terasa brebet saat digas.
Gejala umum:
Motor tersendat saat akselerasi.
Sulit hidup saat pagi hari atau mesin dingin.
Solusi:
Cek kondisi busi, bersihkan jika masih layak atau ganti jika elektroda sudah menipis. Pastikan juga spesifikasi busi sesuai dengan standar pabrikan motor.
2. Filter Udara Tersumbat
Saringan udara yang terlalu kotor bisa menghambat aliran udara ke ruang bakar. Campuran udara dan bahan bakar jadi tidak seimbang, sehingga motor terasa brebet.
Gejala umum:
Tarikan berat.
Mesin cepat panas dan boros BBM.
Solusi:
Bersihkan filter udara secara rutin. Jika menggunakan filter kertas, ganti setiap 8.000–12.000 km atau sesuai rekomendasi buku servis.
3. Karburator Kotor (Khusus Motor Karbu)
Untuk motor lawas yang masih pakai karburator, saluran bahan bakar yang kotor atau tersumbat akan membuat suplai bensin ke ruang bakar terganggu.
Gejala umum:
Mesin ngempos saat digas.
Idle mesin tidak stabil.
Solusi:
Lakukan pembersihan karburator menggunakan cairan khusus atau ke bengkel untuk dibongkar dan disetel ulang.
4. Injektor Tersumbat (Khusus Motor Injeksi)
Di motor injeksi, injektor menyemprotkan bensin ke ruang bakar. Kalau ujung injektor tersumbat kotoran atau kerak, suplai bensin jadi tidak optimal.
Gejala umum:
Brebet saat RPM tinggi.
Emisi knalpot bau bensin menyengat.
Solusi:
Lakukan pembersihan injektor di bengkel menggunakan mesin ultrasonic atau cairan khusus. Disarankan servis setiap 10.000–15.000 km.
5. BBM Tidak Sesuai Oktan
Mengisi bahan bakar dengan oktan terlalu rendah bisa menyebabkan knocking atau pembakaran tidak sempurna, terutama pada motor berkompresi tinggi.
Gejala umum:
Mesin brebet setelah isi bensin di SPBU berbeda.
Performa menurun saat akselerasi.
Solusi:
Gunakan BBM sesuai rekomendasi pabrikan. Misalnya, motor injeksi modern minimal pakai RON 90 (Pertalite ke atas), atau RON 92 untuk motor sport.
6. Sensor Injeksi Bermasalah (MAP, TPS, O2)
Motor injeksi dilengkapi berbagai sensor untuk mengatur suplai bahan bakar dan udara. Jika sensor ini rusak atau salah baca, mesin bisa brebet bahkan mati mendadak.
Gejala umum:
Check engine menyala.
Motor tidak responsif saat digas.
Solusi:
Scan ECU motor di bengkel resmi atau bengkel yang punya alat OBD khusus. Ganti sensor jika memang terbukti error.
7. Knalpot Bocor
Knalpot yang bocor, terutama di sambungan leher ke silencer, bisa menyebabkan tekanan balik (back pressure) terganggu, memicu gejala brebet saat putaran mesin tinggi.
Gejala umum:
Suara knalpot lebih keras dari biasanya.
Tarikan ngadat di RPM atas.
Solusi:
Periksa sambungan knalpot, pastikan tidak ada kebocoran atau keretakan. Tambal pakai sealant khusus atau ganti gasket.
Jangan Tunggu Mogok di Jalan
Motor brebet memang terkesan sepele, tapi bisa jadi gejala awal dari kerusakan yang lebih besar. Perawatan rutin seperti servis berkala, ganti oli tepat waktu, dan penggunaan bahan bakar sesuai spesifikasi bisa mencegah masalah ini muncul.
Jika gejala brebet terus muncul meskipun sudah ganti busi dan bersihkan filter, sebaiknya segera bawa motor ke bengkel untuk pemeriksaan lebih mendalam.
Lihat Selengkapnya
Mobil Bunyi Tek-Tek Saat Jalan? Ini 5 Penyebab Umum dan Solusinya31 May 2025
Mobil Bunyi Tek-Tek Saat Jalan? Ini 5 Penyebab Umum dan Solusinya31 May 2025
Jakarta, Goodcar.id - Banyak pengendara mobil pernah mengalami situasi yang cukup bikin panik: munculnya suara tek-tek dari bagian bawah kendaraan.
Suara ini bisa terdengar saat mobil melaju pelan, melewati jalan rusak, belok tajam, atau bahkan saat direm.
Meskipun terdengar sepele, suara tek-tek bisa menandakan adanya masalah serius pada sistem suspensi, rem, hingga as roda.
Menurut Marno, mekanik mobil di bilangan Tebet, menyebut suara tek-tek sering kali menjadi tanda awal keausan komponen atau adanya baut yang longgar. “Kalau dibiarin justru bahasa, apalagi sampi rusak di tengah jalan,” katanya, kepada Goodcar.id.
Berikut ini lima penyebab umum mobil bunyi tek-tek dan solusinya, agar pengendara bisa lebih waspada dan tahu kapan harus segera ke bengkel.
1. CV Joint Rusak atau Aus
Salah satu penyebab paling sering dari suara tek-tek pada mobil - terutama penggerak roda depan—adalah kerusakan pada CV joint (constant velocity joint). Komponen ini berfungsi untuk meneruskan putaran dari transmisi ke roda dengan sudut yang berubah-ubah saat mobil berbelok.
Gejala umum:
Bunyi tek-tek muncul saat mobil berbelok tajam.
Getaran terasa pada roda atau setir saat akselerasi.
Solusi:
Periksa kondisi karet pelindung (boot) CV joint. Jika robek, gemuk pelumas bisa keluar dan debu masuk, menyebabkan keausan.
Bila CV joint sudah aus, disarankan untuk diganti total, bukan hanya dibersihkan.
2. Suspensi dan Kaki-Kaki Longgar
Komponen kaki-kaki seperti ball joint, stabilizer link, dan bushing arm juga bisa menjadi penyebab suara tek-tek, khususnya saat melewati jalan bergelombang atau polisi tidur.
Gejala umum:
Bunyi muncul saat roda depan bekerja naik-turun.
Mobil terasa limbung atau tidak stabil saat dikemudikan.
Solusi:
Lakukan pengecekan komprehensif pada suspensi. Bengkel kaki-kaki biasanya akan menguji komponen dengan dongkrak dan batang tuas untuk mendeteksi kelonggaran.
Ganti bagian yang aus agar tidak berdampak pada komponen lainnya.
3. Kampas Rem Longgar atau Kotor
Sistem pengereman yang bermasalah juga bisa menimbulkan suara. Kampas rem yang tidak terpasang dengan sempurna atau sudah tipis bisa menyebabkan bunyi tek-tek saat mobil melambat.
Gejala umum:
Bunyi muncul saat mobil direm pelan.
Kadang disertai suara gesekan logam atau decitan.
Solusi:
Bersihkan kaliper dan pastikan kampas rem terpasang dengan kencang.
Ganti kampas rem jika sudah menipis di bawah 3 mm.
4. Baut Pelek atau Suspensi Kendor
Baut roda yang tidak dikencangkan dengan torsi yang tepat bisa menyebabkan bunyi tek-tek saat mobil berjalan. Ini bisa terjadi setelah ban diganti atau setelah servis kaki-kaki.
Gejala umum:
Bunyi terdengar saat mobil jalan pelan.
Bisa disertai rasa goyang dari roda.
Solusi:
Cek kekencangan semua baut roda dengan kunci torsi.
Periksa juga seluruh baut suspensi dan arm.
5. Knalpot Kendor atau Bergeser
Suara tek-tek dari bagian bawah belakang mobil bisa berasal dari knalpot yang kendor atau menyentuh bodi mobil karena hanger (penyangga karet) sudah getas.
Gejala umum:
Bunyi muncul saat mesin idle atau saat lepas gas.
Sumber bunyi berasal dari tengah atau belakang mobil.
Solusi:
Periksa seluruh gantungan dan bracket knalpot.
Ganti hanger karet jika sudah retak atau mengendur.
Jangan Anggap Remeh Suara Tek-Tek
Marno juga menambahkan, bunyi tek-tek jika dibiarkan, kerusakan bisa menjalar ke bagian lain dan menimbulkan biaya perbaikan yang lebih besar. "Selain itu, beberapa kerusakan seperti CV joint yang aus bisa menyebabkan roda macet saat kendaraan berjalan," tambahnya.
Kapan harus ke bengkel?
Jika suara tek-tek bertahan lebih dari 2–3 hari.
Jika disertai gejala lain seperti getaran, handling tidak stabil, atau bunyi makin keras.
Tips Mencegah Kerusakan Komponen
Servis berkala kaki-kaki setiap 20.000–30.000 km.
Hindari melewati jalan rusak dengan kecepatan tinggi.
Periksa bagian bawah mobil saat servis rutin.
Jangan overload—muatan berlebih mempercepat keausan suspensi.
Pastikan baut roda dikencangkan dengan torsi yang sesuai.
Dengan mengetahui sumber masalah dan penanganan yang tepat, pengemudi bisa mencegah kerusakan menjadi lebih parah. Segera lakukan pemeriksaan jika mobil mulai menunjukkan gejala bunyi-bunyi aneh, dan jangan tunda untuk ke bengkel jika diperlukan.
Lihat Selengkapnya
5 Perbedaan Honda HR-V RS e:HEV dan Modulo, Fitur, Desain, hingga Selisih Harga12 Jun 2025
5 Perbedaan Honda HR-V RS e:HEV dan Modulo, Fitur, Desain, hingga Selisih Harga12 Jun 2025
Jakarta, Goodcar.id – PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi meluncurkan New Honda HR-V RS e:HEV pada Selasa, 10 Juni 2025. Ini merupakan varian hybrid pertama dalam lini HR-V yang dirakit secara lokal di Karawang, Jawa Barat.
Kehadirannya menambah jajaran elektrifikasi Honda di Indonesia, menyusul Civic RS e:HEV dan CR-V RS e:HEV yang sudah lebih dulu meluncur.
Dari lima varian yang ditawarkan untuk HR-V 2025, dua di antaranya adalah HR-V RS e:HEV sebagai varian tertinggi dan HR-V e:HEV Modulo yang berada satu tingkat di bawahnya.
Keduanya sama-sama mengusung teknologi hybrid dua motor, namun berbeda dalam fitur, desain, hingga harga. Berikut perbedaan lengkapnya:
1. Harga dan Posisi Varian
Honda HR-V RS e:HEV diposisikan sebagai varian paling lengkap dan premium dengan harga Rp 488 juta (OTR Jakarta). Sementara varian HR-V e:HEV Modulo dijual seharga Rp 460,7 juta, atau lebih murah sekitar Rp 27,3 juta. Selisih ini mencerminkan perbedaan fitur kabin, sistem kelistrikan, serta paket desain eksterior.
2. RS Lebih Sporty, Modulo Stylish dengan Body Kit
Dari luar, perbedaan paling mencolok ada pada warna khusus merah yang eksklusif di varian RS, sedangkan varian Modulo hadir dengan pilihan warna standar tanpa opsi merah.
Gril depan pada RS memiliki aksen gelap dengan sentuhan lebih agresif, berbeda dari tampilan Modulo yang cenderung lebih elegan dengan tambahan body kit Modulo khas yang menempel di bumper dan side skirt.
Varian RS juga dibekali panoramic roof yang absen di varian Modulo.
3. Jok full leather pada HR-V Hybrid RS
Masuk ke dalam kabin, perbedaan terasa pada material dan fitur. HR-V RS e:HEV dibekali jok full leather Shift Knob Leather, sementara Modulo hanya menggunakan kombinasi bahan fabric dan kulit sintetis.
Jok pengemudi pada RS sudah dilengkapi electric seat 8 arah, fitur yang tidak tersedia di Modulo.
Spion tengah auto dimming juga hanya tersedia di RS, memberikan visibilitas lebih nyaman di malam hari. Selain itu, hanya varian RS yang sudha menggunakan Auto Dimming Rear View Mirror.
4. Wiper Otomatis
Perbedaan fitur juga terlihat pada wiper otomatis yang hanya tersedia di varian RS. Demikian pula dengan Reverse Auto Tilt pada spion samping, yang membantu saat parkir mundur—fitur ini juga eksklusif untuk varian tertinggi.
Sistem infotainment layar sentuh 8 inci, konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel, serta Wireless Charger sudah hadir di kedua varian. Namun, hanya RS yang memiliki tambahan port USB-C di baris kedua, menjadikannya lebih ideal untuk pengguna aktif dan keluarga.
5. Airbag 6 Titik Hanya HR-V RS
Jumlah airbag enam unit dan kamera mundur multi-view juga menjadi standar Honda HR-V Hybrid RS. Sedangkan pada unit Honda HR-V Hybrid Modulo hanya 4 titik airbag.
Performa Sama
Secara teknis, kedua varian mengusung sistem hybrid e:HEV yang identik. Mesin 1.5L DOHC i-VTEC Atkinson Cycle menghasilkan 106 PS dan 127 Nm, dipadukan dengan motor listrik bertenaga 131 PS dan torsi 253 Nm.
Kinerja keduanya dikendalikan oleh PCU (Power Control Unit) dan baterai lithium-ion, yang memungkinkan mobil bekerja dalam tiga mode otomatis: EV Drive, Hybrid Drive, dan Engine Drive. Dalam kondisi harian di kota, mobil lebih sering beroperasi dengan tenaga listrik untuk efisiensi optimal.
Konektivitas
Baik RS maupun Modulo dibekali Honda SENSING™ yang mencakup:
Adaptive Cruise Control
Lane Keeping Assist System
Collision Mitigation Braking System
Auto High Beam
Lead Car Departure Notification
Keduanya sama-sama dibekali Honda CONNECT, aplikasi yang memungkinkan pemilik memantau kondisi mobil secara real time, menghidupkan mesin dari jauh, dan mengatur zona keamanan.
Jika kamu menginginkan fitur paling lengkap, kenyamanan premium, dan nuansa sporty khas RS, maka HR-V RS e:HEV layak dipilih meskipun dengan harga lebih tinggi. Namun, bila lebih mementingkan tampilan agresif dengan sentuhan Modulo dan ingin menghemat Rp 27 jutaan, varian e:HEV Modulo bisa jadi pilihan rasional tanpa mengorbankan teknologi hybrid Honda.
Keduanya tetap mengusung platform dan teknologi penggerak yang sama. Jadi tinggal pilih: fitur lengkap dan premium di RS, atau tampilan gaya Modulo dengan harga lebih ramah.
Lihat Selengkapnya
Review Interior Suzuki Fronx, Performa dan Fitur LKA Bikin Nyetir Lebih Santai06 May 2025
Review Interior Suzuki Fronx, Performa dan Fitur LKA Bikin Nyetir Lebih Santai06 May 2025
Jakarta, Goodcar.id - Suzuki Fronx jadi salah satu SUV kompak terbaru yang mulai banyak dilirik karena desainnya yang unik dan fiturnya yang kekinian. Tapi apa benar Fronx senyaman itu dikendarai? Beberapa waktu Goodcar.id sempat mencoba di Sirkuit Bridgestone di kawasan Karawang, Jawa Barat
Setelah membedah bagian eksteriornya, yuk sekaramg kita bedah interior, fitur keselamatan, sampai detail kenyamanan berkendaranya. Masuk ke kabin Suzuki Fronx langsung terasa suasana modern dengan nuansa serba hitam. Kursinya dilapisi kombinasi kulit dan kain, dengan warna hitam yang memberi kesan elegan tapi tetap sporty.
Ruang kabin terasa lega, apalagi dengan pengaturan tempat duduk yang dirancang ergonomis. Selain itu Suzuki Fronx yang hadir di Indonesia sudah dibekali fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang mencakup Adaptive Cruise Control (ACC) dan Lane Keep Assist (LKA).
ACC berfungsi ngatur kecepatan mobil otomatis mengikuti kendaraan di depan—tinggal satu kali aktifkan, mobil bakal bisa mempercepat atau memperlambat dengan sendirinya. Pada fitur ini Goodcar.id sudah mencobanya, gak cuma bikin nyaman, tapi juga bantu ngurangin frekuensi injak rem saat perjalanan jauh. Alhasil mobil bisa jauh lebih hemat BBM.
Sedangkan LKA bantu jaga posisi mobil biar tetap di tengah jalur. Sistem ini udah disesuaikan dengan kebiasaan nyetir pengemudi Indonesia, jadi gak terasa maksa.
Saat sesi pengetesan, fitur ini sukses ngurangin kelelahan pengemudi karena kerja rem berkurang dan fokus bisa lebih rileks.
Salah satu kelebihan Suzuki Fronx lainnya adalah tingkat kenyamanannya. Sistem NVH (Noise, Vibration, Harshness) di mobil ini tergolong rapi, bikin kabin terasa sepi. Area seperti dashboard dilapisi panel peredam tambahan, suara angin dan mesin juga diblokir dengan insulasi di fender yang terbuat dari bahan urethane.
Hasilnya? Suara dari luar nyaris gak masuk ke kabin. Buat kamu yang suka perjalanan jauh, fitur ini bakal kerasa banget bedanya.
Mudah Putar Baling di Ruang Terbatas
Fronx pakai sistem Electronic Power Steering (EPS) yang ngasih efek stabil saat manuver di jalan bergelombang. Body roll-nya juga minimal, jadi nyaman meski isi penumpang penuh. Suspensi belakang cukup empuk dan minim guncangan.
Dengan radius putar hanya 4,8 meter, Fronx gampang banget diajak putar balik di ruang sempit. Ban ukuran 195/60R16 juga bantu jaga kestabilan tanpa bikin manuver terasa berat. Suzuki Fronx ngasih dua pilihan mesin yang beda karakter. Buat varian paling dasar yaitu Fronx GL, jantung pacunya pakai mesin 1.5 liter 4 silinder berkode K15B.
Tenaga maksimalnya ada di angka 103 hp, dengan torsi 138 Nm. Pilihan transmisinya juga fleksibel, ada yang manual 5-speed, dan ada juga yang otomatis 4-speed. Buat kamu yang nyari mobil simpel tapi tetap punya tenaga cukup buat kebutuhan harian, mesin ini udah lebih dari cukup.
Sisa ruang kaki baris belakang terbilang luas
Naik ke varian yang lebih atas, seperti Fronx GX dan SGX, Suzuki ngasih teknologi hybrid ringan alias mild hybrid. Mesinnya pakai kode K15C, yang juga punya konfigurasi 1.5 liter 4 silinder, tapi dibekali tambahan sistem ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai kecil berkapasitas 10 Ah.
Sistem ini kerja bareng mesin bensin buat bantu akselerasi dan efisiensi bahan bakar, terutama pas macet atau stop-and-go. Yang menarik, sistem mild hybrid di Fronx ini satu level sama Grand Vitara, karena udah pakai injektor Dual Jet.
Bagaimana menurut kamu, penasaran coba?
Lihat Selengkapnya
3 Produk Baru Citroen Untuk Indonesia, Mana Pilihanmu?02 Dec 2022
3 Produk Baru Citroen Untuk Indonesia, Mana Pilihanmu?02 Dec 2022
GoodCar.id, Jakarta - Citroen kembali menapaki pasar otomotif Indonesia. Pertanyaannya, apa saja produk baru Citroen yang akan dipasarkan untuk Tanah Air?
Untuk menjawab rasa penasaran Good Friends, kali ini GoodCar bakal membahas sejumlah produk yang kemungkinan akan dijual untuk pasar domestik. Seperti diketahui, nama besar Citroen di Indonesia tentunya tak perlu diragukan lagi.
Jenama asal Perancis itu dikenal kerap melahirkan produk yang mengedepankan kenyamanan premium. Daripada penasaran, yuk kupas tuntas produk baru Citroen.
Daftar Produk Baru Citroen
Mengupas lebih mendalam mengenai produk baru Citroen, kemungkinan bakal menawarkan tiga produk anyar mereka di tahap awal menapaki pasar domestik. Sebut saja Citroen C3, Citroen C5 Aircross, hingga produk elektrik mereka Citroen e-C4.
Baca juga: Ciri-Ciri Wiper Mobil Rusak, Jangan Anggap Enteng!
Pengin tahu spesifikasinya? Nih.. GoodCar juga bakal memberikan informasi lengkapnya:
1. Citroen C3
Rencana besar Citroen untuk dapat bersaing di pasar domestik bakal mengisi segmen Sport Utility Vehicle (SUV), melalui Citroen C3 yang bakal menjegal Toyota Raize dan Daihatsu Rocky. Kehadiran mobil ini untuk mengaet pasar konsumen yang menginginkan kendaraan yang dibanderol dibawah Rp 300 jutaan.
Produk ini pun berstatus CBU dari India, dengan pilihan dua mesin yakni 1.200 cc 3 silinder naturally-aspired dan 1.200 cc 3 silinder turbo. Tertarik? Nampaknya kamu nggak perlu menunggu terlalu lama, karena kemungkinan produk ini akan mulai dipasarkan di tahun 2023 mendatang.
2. Citroen C5 Aircross
Pilihan produk baru Citroen kedua ada C5 Aircross. Produk ini menawarkan beberapa opsi mesin, lho! Namun hingga saat ini kami belum bisa memastikan, kira-kira mesin mana yang bakal diboyong untuk Indonesia.
Sekadar Informasi, untuk pasar Eropa Citroen menawarkan jenis mesin 1.200cc Turbo dengan tenaga 128 hp. Ada juga opsi mesin diesel yang berkubikasi 1.598 cc turbo berdaya 178 hp dengan torsi 300 Nm.
Baca juga: Honda WR-V Melantai di Indonesia, Dijual Mulai Rp 271,9 Juta
Mau cari yang ramah lingkungan? Tenang karena Citroen pun opsi plug-in hybrid yang memadukan mesin empat silinder turbo 1.598 cc bertenaga 178 dk dengan motor listrik 107 dk. Sedangkan jenis mesin yang dipasarkan di wilayah India adalah mesin 4 silinder diesel turbo 1.997 cc dengan daya 174 hp.
C5 Aircross masuk ke segmen SUV menengah dan penjualannya bakal langsung diimpor dari Perancis.
3. Citroen e-C4
Opsi produk baru Citroen terakhir ada e-C4, di mana mobil ini dibenamkan mesin full elektrik. Mobil ini diimpor langsung dari Spanyol.
Daya jelajah Citroen e-C4 pun diklaim hingga 350 kilometer berdasarkan klaim WLTP, ketika baterai terisi penuh. Kapasitas baterainya sebesar 50 kWh, dengan kecepatan pengecasan dari 0-100% hanya dalam waktu 1 jam 13 menit.
Gimana sekarang sudah tahukan produk baru Citroen yang bakal dipasarkan di Indonesia? Semoga informasi ini dapat bermanfaat ya Good Friends!
[DeF]
Lihat Selengkapnya
4 Jenis Mobil Listrik yang Bisa Jadi Pilihan, Awas Salah!23 Sep 2022
4 Jenis Mobil Listrik yang Bisa Jadi Pilihan, Awas Salah!23 Sep 2022
GoodCar.id, Jakarta - Mobil listrik jadi solusi bagi masyarakat yang mendambakan kendaraan yang ramah lingkungan. Sejalan dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia, kini mendorong banyak masyarakat beralih ke mobil listrik.
Beberapa waktu terakhir, pabrikan otomotif kini berlomba untuk menghadirkan inovasi mobil listrik terbaru mereka untuk pasar Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah terhadap mobil ramah lingkungan.
Seperti diketahui, beragam keuntungan bisa dinikmati para pengguna mobil bertenaga elektrik itu. Sebut saja pemberlakuan insentif pajak kendaraan listrik hingga kebebasan dari aturan ganjil-genap.
Baca juga: Spesifikasi Nissan Leaf, Ada Fitur Canggih yang Jadi Pembeda!
Bagi Good Friends yang sedang mempertimbangkan untuk meminang mobil listrik, sebaiknya kenali dahulu seluruh jenis kendaraan ramah lingkungan yang ada di Indonesia. Mengingat setidaknya ada empat jenis mobil listrik yang masing-masing memiliki keunggulan untuk menunjang mobilitas.
Adapun jenis-jenis mobil listrik yang bisa dijadikan pilihan meliputi Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).
1. Battery Electric Vehicle (BEV)
Jenis Battery Electric Vehicle (BEV) merupakan mobil yang menggunakan listrik sepenuhnya sebagai sumber penggerakan, jenis ini tidak memiliki sistem pembakaran atau motor traksi. Tenaga penggerak tersimpan dalam sebuah baterai yang dapat diisi ulang dengan menyambungkannya ke saluran listrik eksternal.
Mobil Listrik berteknologi BEV memiliki keistimewaan mampu menyimpan tenaga, ketika mengerem atau laju mobil melambat dengan menggunakan komponen listrik yang memiliki fungsi sebagai generator.
Selanjutnya generator ini yang akan menghasilkan tenaga dan menyimpan listrik pada baterai. Jika dibandingkan dengan mobil listrik berteknologi HEV atau PHEV, mobil listrik berteknologi BEV diklaim lebih efisien dan irit.
Contoh kendaraan BEV yang kini telah tersedia di Indonesia seperti Nissan Leaf, Hyundai Ioniq, hingga Wuling Air EV.
2. Hybrid Electric Vehicle (HEV)
Membahas mengenai Hybrid Electric Vehicle (HEV), merupakan mobil yang umum dikenal dengan sebutan mobil hybrid. Jenis HEV termasuk dalam mobil listrik yang mengandalkan tenaga listrik sebagian atau secara tidak penuh.
Mobil berteknologi HEV menggabungkan dua sistem penggerak yang bersumber dari baterai dan bahan bakar minyak. Pada HEV, baterai tidak dapat diisi ulang secara eksternal, karena HEV tidak memiliki charging port.
Baca juga: Bedah Nissan X-Trail Bekas Lansiran 2017, Apa Keunggulannya?
Cara pengisian daya ke baterai, dilakukan ketika kendaraan melakukan pengereman karena serupa dengan tipe BEV, motor listrik berfungsi sebagai generator yang menyimpan energi listrik ke baterai.
Mobil hybrid bisa mengkonsumsi bahan bakar lebih irit dua kali, dibandingkan dengan mobil konvensional. Adapun jenis mobil HEV yang kini tersedia di Tanah Air antara lain Honda Civic Hybrid, Toyota Prius Hybrid, dan Toyota Camry Hybrid.
3. Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) termasuk dalam kendaraan yang sebagian mengandalkan listrik selain bahan bakar. Mobil berteknologi PHEV beroperasi dengan menggunakan listrik dan bahan bakar secara bersamaan.
Baterai mobil PHEV dapat diisi ulang secara eksternal maupun memanfaatkan gerakan kinetis saat melakukan pengereman. Berkat perpaduan tenaga listrik dan bahan bakar, mobil PHEV dipercayai memiliki tingkat keiritan bahan bakar yang baik.
Tipe mobil PHEV antara lain Mitsubishi Outlander PHEV, BMW i8, dan Toyota C-HR.
4. Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV)
Terakhir ada Fuel-Cell Vehicle (FCEV) atau kendaraan zero emission mengandalkan Fuel-Cell untuk menghasilkan listrik. Jenis mobil listrik ini belum banyak digunakan di Indonesia. Prinsip kerja FCEV tak jauh berbeda dari tipe BEV.
Pembeda FCEV memiliki sistem untuk mengkonversi energi kimia dari Fuel-Cell. Jadi mobil dengan jenis ini menghasilkan listrik sendiri untuk menjalankan kendaraan.
Sementara jenis mobil FCEV yaitu Toyota Mirai, Hyundai Tucson FCEV, dan Honda Clarity Fuel Cell. Gimana sekarang sudah tahukan apa saja jenis mobil listrik di Indonesia? Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kalian.
Lihat Selengkapnya